Minggu, 10 Februari 2019
Ada kenangan dalam senja
Dikehilangan yg kesekian kalinya, lelaki itu tersenyum melihat wanitanya bahagia Tanpa melibatkannya. Ada hati yg dipaksa membatu karena melihat sesuatu yg tak ingin dilihatnya. Ada jantung yg dipaksa tak berdetak karena sesak ditinggal olehnya. Ada mata yg kering karena menunggu isak yg tak kunjung menetes. Ada hati yg berdebu karena tak pernah dibersihkan oleh pemiliknya.
Benar, lelaki yg kau kenal dulu telah lama mati dikubur oleh sebagian harapannya. Terjebak di dunia angan yg kau ciptakan. Tertawa terbahak² di dunianya, tersedu² di duniamu. Dgn meminum racun sianida yg kuanggap kasih sayang, bahkan dgn bangga aku menepuk Dada padahal Ada pisau harapan yg kau selipkan.
Biarkan aku seegois langit, yg mencoba menyembunyikan perasaanya pada senja, yg menarik senja pd pelukannya sehabis maghrib tiba. Biarkan aku menjadi langit yg setinggi itu mencintai senja, kemudian diriku lupa bahwa aku telah lama mati setelah rasa itu dicipta.
_1/8/2019_
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar